Tampilkan postingan dengan label orchid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label orchid. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Oktober 2015

Eria Multiflora

Saya mengenal anggrek ini di Wonosobo, Eria multiflora banyak tumbuh liar di pohon-pohon peneduh di tepi jalan. Bunganya yang putih kecil-kecil tidak terlalu menarik perhatian. Walau tidak terlalu tertarik saya dulu mengambil serumpun anggrek ini di tepi jalan dan menanamnya di pohon mangga. Bertahun-tahun anggrek ini saya abaikan, tanpa rasa ingin tahu sampai saya mulai bergabung dalam komunitas anggrek dan melihat banyak anggrek yang jauh tidak menarik diperjualbelikan dengan harga puluhan ribu, baru saya mencari identitas si anggrek liar dan mengamati bunganya yang ternyata bagus juga. Nilai anggrek ini semakin meningkat dimata saya sejak seplitan anggrek ini saya barter dengan coelogyne pandurata dan Dendrobium phalaenopsis yang menurut saya lebih mempesona.
Eria multiflora termasuk anggrek epifit yang tumbuh berumpun, daun memanjang berselang-seling dan saat kekurangan air akan menggulung. Bunga berwarna putih keunguan keluar dari perbukuan batang dan setelah bunga gugur meninggalkan bekas pada batang seperti berlubang. Akar kecil-kecil berwarna coklat seperti kawat.
penyebaran anggrek ini di Jawa, Bali, dan Sumatra pada ketinggian diatas 1.000 dpl

Klasifikasi
Family : Orchidaceae
Subfamily : Epidendroideae
Tribe : Podochilaeae
Subtribe : Eriinae
Alliance : Eria
Genus : Eria
Species  Eria multiflora

Baca Juga
dendrobium secundrum si anggrek sikat
anggrek bulan phalaenopsis amabilis

Dendrobium secundrum, si anggrek sikat

Dendrobium secundrum biasa disebut dengan anggrek sikat karena bentuk bunganya memanjang seperti sikat. Entah ini dendrobium keberapa yang saya miliki. D. secundrum saya peroleh dari barten dengan anggrek Phaius tankervile dengan seorang teman dari Solo. Anggrek ini menyukai sinar matahari, menempel di batang pohonyang tidak terlalu basah.
Penyebaran meliputi Jawa, Kalimantan, Sumatra, Thailand, Vietnam, Kamboja, Malaysia, Filipina, Laos, New Guinea dan negara-negara Asia lainnya pada ketinggian 0-700 dpl. Setelah masa pertumbuhan D. secundrum akan menggugurkan daunnya, dari tangkai bunga yang gundul inilah bunga akan bermunculan diakhir musim kemarau.
Batang berdaging dan beruas-ruas, daun dan bunga muncul pada ruas batang. Bentuk daun elips memanjang dengan garis-garis lebar daun sekitar 1,5 cm dengan panjang 4-7 cm. Bunga biasanya muncul pada ujung hingga pertengahan batang, dalam satu tangkai ada puluhan bunga. bunga tidak mekar sempurna dan memiliki aroma lembut. selain warna ungu cerah ada juga D. secundrum warna putih (saya belum punya, siapa tau ada pembaca yang berminat menyumbang hehehe)
Klasifikasi
Familly : Orchidaceae
Subfamily : Epidendroideae
Tribe : Dendrobiaea
Subtribe  Debdrobiinae
Genus : Dendrobium
Species : Dendrobium Secundrum





Bulbophyllum auratum, si anggrek konde



Dulu saya hanya mengenal anggrek sebagai Dendrobium dan Phalaenopsis, ternyaata selain kedua genus ini ada banyak sekali genus dari Orchidaceae ini salah satunya adalah Bulbophyllum. Bulbophyllum auratum adalah bulbo pertama saya yang diperoleh sebagai bonus saat membeli tiga jenis anggrek dari genus Coelogyne dari Borneo. Alhamdulillah anggrek ini berbunga setalah sekitar satu bulan dalamperawatan saya.
Anggrek ini tersebar di Thailand, Malaysia, Kalimantan, Sumatra dan Filipina pada ketinggian 100-1.200 dpl. tumbuh epifit di pohon-pohon dengan rhizzome berukuran 1-2 cm. Bulbo auratum menyukai tempat teduh dengan sirkulasi udara yang baik.
Pseudobulb bersifat unifolium (satu daun), ujung daun tumpul. Bunga muncul dari dasar bulb, dalam satu tangkai bunga terdapat 7-9 bunga kecil yang tersusun setengah lingkaran sehingga tampak seperti satu bunga.
klasifikasi :
Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Class : Liliopsida
Ordo : Asparagales
Famili : Orchidaceae
Subfamili : Epidendroideae
Tribe : Podochilaeae
Subtribe : Bulbophyllinae
Genus : Bulbophyllum
Species : Bulbophyllum auratum